Bermain Asyik Bersama Sahabat

By

Hari Minggu tiba. Sejak pagi Harun dan Azka sudah berada di lapangan hijau di ujung jalan. Mereka berencana untuk bersepeda santai bersama. Karena Azka belum mempunyai sepeda sendiri akhirnya mereka berboncengan. Harun mengayuh sepedanya dengan penuh semangat. Menikmati sejuknya udara pagi itu.

Mereka bersepeda menyusuri sawah dan bukit di desa, sesaat kemudian Azka memulai pembicaraan “Run, udaranya sejuk ya, asyik banget buat main sepeda!” Harun pun kemudian menjawab “Iya, Ka.”

“Woww….lihat, Ka!! Mataharinya udah mulai mau naik bagus baget ya!!” Celetuk Harun. “Wah iya, Run. Bagus ya.” Jawab Azka. Sambil terus mengayuh sepedanya mereka bercanda. Sesekali mereka berhenti sebentar untuk menikmati pemandangan pagi itu.

Tiba-tiba Azka teriak “Awas jalannya turun!!!” Harun pun menghentikan kayuhannya dan mencoba menjaga keseimbangan. Namun suasana menegangkan itu malah membuat mereka senang. Keduanya teriak bersama “Yuhuu!!”

Sungguh begitu menyenangkannya, mereka menikmati perjalanan sambil bernyanyi dan bersenda gurau. Begitulah waktu berlibur mereka jalani dengan riang gembira. Hanya dengan bersepeda menikmati keindahan alam bersama sahabat sudah cukup membuat dunia mereka penuh warna. Perjalanan yang sederhana namun penuh rasa jika bersama sahabat.

Dalam diri anak-anak masih banyak keingintahuannya terhadap hal baru. Mereka sangat senang bereksplorasi, selama hal itu tidak berlebihan sebaiknya orang tua membiarkannya.

Pengalaman itu adalah hal yang terpenting bagi mereka. Karena saat perkembangan otaknya masih dalam usia golden age adalah merupakan masa keemasannya.

Kotor, berantakan dan berisik adalah ciri khas kehidupan anak-anak. Bebas ekspresikan diri untuk memenuhi keingintahuannya adalah kebahagiaan bagi mereka. Hal ini yang nanti akan dirindukan jika sudah dewasa. Kehidupan penuh keceriaan tanpa beban yang harus mereka selesaikan.

Biarkan anak menikmati dunia mereka, menggoreskan pelangi dalam setiap langkahnya agar menjadi manusia yang mempunyai jati diri yang tangguh dan mempunyai kemandirian dalam meniti perjalanannya.

Untuk menyambut Hari Anak Nasional mari kita berikan anak-anak kebebasan berekspresi, bebas menentukan pilihan dan menjadi diri sendiri. Anak-anak adalah anugerah terindah.

 

 

 

 

 

1 Comment
  1. Alisa G 1 year ago
    Reply

    Good story…😍😍

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like