Menaklukan Zaman

By

 

Zaman berganti, teknologi semakin laju. Kecepatan menjadi sarat utama untuk mengejar ketertinggalan, dalam segala segi, termasuk pendidikan dan pengasuhan anak.
Maka, orang tua sebagai pendidik utama Ananda, dituntut untuk bisa beradaptasi dengan perubahan zaman.
Ya, didiklah anak kita sesuai zamannya.
Oleh sebab itu, menjadi orang tua pembelajar, menjadi wajib pada zaman ini. Agar bisa semakin sempurna dalam menyiapkan generasi kita menjadi khalifah bumi yang paripurna.
Bagaimana kita bisa mendidik anak-anak kita sesuai zamannya, jika kita tetap menutup diri dari perubahan zaman.
Ketika anak-anak kita dicekoki dengan dunia gadget, orang tua justru merasa antipati. Tidak berusaha ‘masuk’ ke dalam dunia mereka. Sehingga kita mudah saja ‘dibodohi’.
Bukankah akan lebih baik jika kita tahu, sehingga kita bisa mengantisipasi dan memproteksi anak-anak kita dari dampak buruk yang diakibatkan?
Beruntunglah kita hidup pada zaman millenial, di mana segala informasi begitu mudah diakses hanya dalam hitungan detik.
Maka, tidak ada alasan lagi untuk berhenti belajar. Berhenti mencari tahu. Berhenti menjaring ilmu. Terlena dalam ketidaktahuan dan tidak tergerak untuk mencari tahu.
Bukan zamannya lagi kita berlepas tangan dalam mendidik anak.
Sudah saatnya, kita para orang tua, ikut berperan serta dalam memajukan peradaban dunia.
Karena rumahlah, tempat pertama Ananda belajar, meniru, berekspresi dan mengekplorasi semestanya. Maka mejadi sebuah keharusan bagi otang tua untuk tampil sebagai role model, pendidik sekaligus sahabat yang bisa ia percayai.
Sudah saatnya orang tua melek teknologi, melek literasi dan melek segala keilmuan lainnya yang mendukung pendidikan dan pengasuhan Ananda.
Akan banyak hal luar biasa yang bisa kita temukan. Akan banyak pencerahan yang bisa kita dapatkan.
Akan banyak sudut pandang yang bisa kita jadikan referensi.
Akan banyak kisah yang bisa kita jadikan rujukan.
Akan banyak teman seperjuangan yang akan saling mendukung dan menyemangati.
Marilah kita bergerak. Terus belajar hal-hal baru. Terus bersinergi dengan semesta raya.
Jangan menyerahkan sepenuhnya anak-anak kita pada zaman tanpa pengawasan.

Mari ‘taklukan’ zaman dengan menjadi orang tua pembelajar, yang selalu bersemangat menimba ilmu baru, yang open minded, yang tak lelah membersamai anak-anak kita hingga mereka bertumbuh menjadi insan yang paripurna.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like