SD untukmu

By

Tidak terasa, beberapa bulan lagi umurmu menginjak 7 tahun. Aku pun harus mencarikan rumah ke dua untukmu. Rumah yang bisa mengajarkanmu tentang kehidupan dan keilmuan. Rumah kedua yang disebut bangku sekolah dasar.
Jatuh hati pada sekolah alam yang sangat memperhatikan nilai ke islaman, menghargai karakteristik masing-masing anak dan berusaha mengembangkan berdasarkan fitrahnya serta menjunjung tinggi kebersamaan keluarga.
Membernikan diri untuk mendaftar dengan kepincangan keluarga yang kami miliki, keluarga tanpa kehadiran seorang Ayah.
Dimana terdapat seleksi untuk penentuan siswa yang akan diterima dengan ‘family gathering’. Tidak hanya wawancara saja namun melihat kebersamaan keluarga secara nyata.
Beberapa permainan sederhana yang syarat makna menyadarkan kami betapa sebuah keluarga itu harus saling mendukung, mengerti satu sama lain dan juga berstrategi untuk mencapai sebuah tujuan.
Mengetahui lebih banyak tetang sekolah ini semangkin membuatku jatuh jati dan enggan mencari sekolah yang lain untuk anakku. Hanya saja ketersediaan kuota yang mampu diterima di sesekolah ini, hanya separuh dari peserta yang ikut seleksi pada hari ini.
Penuh harap cemas akan menghantuiku sampai dengan 7 hari kedepan. Menunggu hasil penerimaan siswa diumumkan. Semoga kamu menjadi salah satu siswa yang dapat bersekolah disana ya nak… Aamiin…

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like