Selamat Belajar Para Orangtua

By

Menjadi orangtua pembelajar itu tidak mudah, tapi akan lebih tidak mudah lagi jika sebagai orangtua tidak pernah belajar. Karena sekolah yang disebut-sebut sebagai tempat belajar, tidak pernah memberikan mata pelajaran menjadi orangtua. Nah kalau sudah begitu, kita hanya akan menjadi orangtua yang mengikuti gaya orangtua kita mendidik kita. Karena pada dasarnya seorang anak itu adalah peniru terbaik, maka sampai kapanpun ia akan menirukan apa yang setiap hari ia lihat yaitu orangtuanya.

Padahal pasti ada perlakuan orangtua kita yang terkadang tidak menyenangkan di hati kita, namun karena bagaimanapun keadaannya kita harus tetap terima. Kalau gitu jangan sampai deh hal itu terjadi juga dengan anak kita. Tapi bukan lantas kita menuruti semua keinginan anak juga ya, atau malah menjadi orangtua yang perfeksionis, yang menginginkan kebaikan untuk anak tanpa meminta pendapat anak.

Lalu, memang bisa anak diminta pendapat? Selama anak sudah bisa berbicara, dia bisa diajak berdiskusi ataupun memberi pendapat. Jika kita terbiasa mengajak anak berdiskusi, bukan tidak mungkin anak akan lebih nurut dengan kita. Karena ia terbiasa mengungkapkan keinginan ataupun ketidaknyamanannya kepada kita tanpa ada amarah ataupun emosi dari kita. Jangan biasakan berbicara pada anak hanya ketika anak melakukan kesalahan, tapi biasakanlah berbicara pada anak ketika ia melakukan kebaikan atau bahkan obrolan tidak penting sekalipun, yang memang sengaja membangun bonding dengan anak. Beberapa orangtua terlalu gengsi untuk mengajak anak berbicara, padahal kita tidak pernah tahu apa yang ada dipikiran anak terhadap pilihan kita. Bukankah akan lebih baik jika kita meminta pendapatnya sebelum kita memutuskan sesuatu untuk anak kita? Dan di sini kita jadi orangtua yang belajar untuk menerima pendapat anak.

Bukan hanya menuntut anak belajar, namun kita juga harus terus belajar. Jangan hanya menuntut anak nurut dengan kita, tapi kita juga harus mau mendengarkan apa yang anak ungkapkan. Dari situ kita bisa menjelaskan manfaat dan mudharat dari setiap pilihan kita dan anak. Melihat kita yang terus belajar, maka anakpun juga pasti semakin semangat untuk belajar.

Nah, sekarang ini banyak sekali kelas-kelas atau seminar-seminar tentang menjadi orangtua yang bisa kita ikuti. Di media sosialpun banyak sekali bertebaran quote-quote dari pakar parenting yang bikin kita makin melek untuk terus belajar menjadi orangtua yang terbaik buat anak kita. Tapi tidak lantas semua hal kita telan mentah-mentah ya, kadang beberapa hal tidak cocok kita terapkan di dalam keluarga kita. Jadi harus pintar-pintar juga memilih apa yang sebaiknya kita lakukan dan terapkan di rumah kita.

Qodarullah saya beberapa kali berkesempatan mengikuti kelas parenting yang diadakan di kota saya, dan dari banyak hal yang saya dapatkan, yang paling penting dalam keluarga itu adalah komunikasi dua arah antar anggota keluarga. Agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam keluarga dan hal itu bisa menambah keharmonisan juga kekompakan dalam keluarga. Dari komunikasi kita akan bisa membedakan antara orangtua keras dan orangtua tegas. Tidak semua kekerasan itu merupakan ketegasan, begitu juga sebaliknya. Yuuk sama-sama belajar menjadi orangtua tegas bukan keras.

Mengutip kalimat dari salah satu guru saya, seorang fasilitator dari Auladi Parenting School, Abah Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari, yaitu

 Semuanya BAIK, tapi LAKUKAN yang TERBAIK

Orangtua Biasa, Memberitahu

Orangtua Baik, Menjelaskan

Orangtua Bijak, Meneladani

Orangtua Cerdas, Menginspirasi

Itu juga menjadi pengingat diri saya sendiri, untuk terus menjadi orangtua yang terbaik, karena yang baik sudah banyak dan biasa. Teruslah menjadi orangtua pembelajar, karena raport orangtua yang menilai langsung dari Sang Maha Esa. Kelak kita akan diminta pertanggungjawaban atas apa yang telah kita ajarkan ke anak-anak kita. Karena Allah tak pernah salah menitipkan sesuatu kepada kita, termasuk menitipkan anak-anak kita saat ini. Mari Mendidik, bukan Menghardik.

Selamat belajar para orangtua, semoga kelak kita mendapatkan raport terbaik dari Allah.

 

#challengePL

#menjadiorangtuapembelajar

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like